Rabu, 03 Oktober 2012

http://homezwork.com/-141024.htm



Fakta Bumi Diam Vs. Teori Bumi Berotasi
Ronde 1:
EKSPERIMEN MODERN


Sebenarnya secara fakta percobaan yang dilakukan Michelson-Morley untuk membuktikan keberadaan eter justru hasil percobaan tersebut adalah bukti bahwa bumi diam.
perhatikan!
Dalam eksperimen ini, tidak ditemukan adanya  pola pergeseran interferensi dalam arti kecepatan cahaya yang dipancarkan dalam posisi tegak lurus atau searah atau berlawanan arah dengan rotasi bumi seharusnya ditemukan perbedaan kecepatan yang ditandai dengan selisih waktu dari hasil penangkapan detektor,namun hasilnya justru tidak ditemukan selisih waktu yang berarti setiap posisi kecepatan cahaya yang dipancarkan adalah kecepatannya sama.
Hal ini terjadi bukan karena tidak adanya eter, seperti yang mereka katakan,namun justru hal ini menjadi fakta bahwa rotasi bumi tidak ada.Karena jelas secara fisika ,kecepatan cahaya dipengaruhi gravitasi(perhatikan percobaan gravitational red-shift)yang berarti jika benar bumi berotasi maka seharusnya tiap posisi penembakan sumber cahaya akan mempengaruhi kecepatannya dengan adanya eter maupun tidak ada(pikirkan hal ini),karena yang mempengaruhi adalah kecepatan ‘medan rotasi’(jika rotasi ada) terhadap cahaya,bukan eter.


Contoh realita:
Kita berlari di atas eskalator yang bergerak di ruangan beroksigen.
mari kita perhatikan!
jelas yang mempengaruhi perubahan kecepatan kita berlari adalah eskalator yang bergerak bukan oksigen.
Dengan demikian percobaan ini justru membuktikan tidak adanya  “eskalator yang bergerak” dalam arti bahwa bumi ini diam.
NASIHAT UNTUK ILMUWAN :


Eter merupakan senyawa kimia yang seharusnya  untuk mempermudah  mendeteksi keberadaannya di udara dilakukan secara analisis kimia tepatnya analisis kualitatif,bukan dengan interferensi cahaya.Sebab jika demikian,hal ini sama saja dengan mencari ion tembaga dalam larutan dengan sistem pemantulan cahaya,tentu hal ini sulit dilakukan,untuk itu sebaiknya dilakukan secara kimia yaitu dengan penambahan pengendapnya.Sehingga terbentuk endapan Cu(OH)2 yang terlihat mata.


Ronde 2 :
BANDUL FOUCAULT


Bandul foucault yang gerakannya menyimpang tiap waktu tertentu dan diklaim sebagai bukti bumi berotasi adalah tidak benar.
Bukti :
Mari kita buat bandul sederhana  dari sebuah benda atau lihat jam bandul asli,maka selama 24 jam kita tidak akan melihat penyimpangan bandul,kecuali jika ada gangguan dari udara atau ujung tali bandul.
Hipotesis :


kecurigaan kami selaku tim peneliti terletak pada ujung tiang bandul foucault  yang terhubung dengan sistem katrol dan di bawah medan pasir yang menjadi tanda penyimpangan bandul. Sehingga dari sini Foucault berusaha merekayasa bumi berotasi.
Ronde 3 :
Kita naik mobil tentu dipengaruhi adanya gaya gravitasi dan tentu kita merasakan mobil tersebut bergerak, begitupun kita naik pesawat.Lalu jika bumi berotasi,mengapa kita tidak merasakannya ?(tentu saja ada pengaruh gaya gravitasi)
Jawab:
Karena memang bumi ini diam .
Fakta:
Jika bumi berotasi dengan jari-jari bumi sekitar 6.400 km dalam waktu 24 jam.Berarti kecepatannya mendekati 1.600 km/jam.
Perhatikan!
apakah kecepatan 1.600 km/jam tak terasa oleh kita tentu saja ada gravitasi sementara naik mobil saja dengan  kecepatan 80 km/jam kita sangat merasakannya tentu saja di dalam mobil juga dalam pengaruh gravitasi.
Dengan yakin tentu kita tak merasakan bumi bergerak yang berarti memang bumi ini diam.
“sesungguhnya Alloh menahan langit dan bumi supaya jangan bergeser…(QS.Fathir:41)
Berkata Imam Ibnu Jarir :”Supaya jangan bergeser dari tempat keduanya”
Tafsir Ibnu Katsir : “Supaya keduanya tidak bergerak dari tempatnya.”